h1

Coba Ngeblog Lagi

February 25, 2009

Bulan lalu gw coba untuk mulai menulis sesuatu di blog ini. Yoi, blog culun yg sudah ga keculungan lagi nasibnya. Berhubung terakhir gw nulis make firefox 2, sekarang dah make firefox 3 (iya lah, masa masih make yg 2), gw akhirnya mencari lagi scribefire – add-on firefox untuk ngeblog.

Install scribefire.

Konfigurasi dikit.

Coba ngetik, “test test, aldo ganteng”.

Klik “Publish”

Kok error??

Apa dikira gw boong apa?

Gw edit dikit jadi, “test test, aldo ganteng banget”.

Klik “Publish”

ERROR.

Kampretosss!!! Pasti tukang komentar gw nih yg bikin kayak gini. Ok gw bilang, blum saatnya beraksi, haha.

So, hari ini, gw resmiin kembali nih blog. DONG DONG!! (ini bunyi gong ya, bukan jualan es doger)

Powered by ScribeFire.

h1

Terlalu Banyak Cinta

November 13, 2007

Tema cinta ga pernah lepas dari industri kreativitas Indonesia. Tengok aja bagaimana band-band musik pop tanah air jaman sekarang dengan cantik nan gagah membawakan lagu cinta. Gaya macho, musik feminim. Maunya apa coba? Apalagi klo dah diwawancara, bah!


Reporter : Kalian yakin dapat bertahan di industri musik Indonesia ini?
Vokalis : Ya, target kami tidak muluk-muluk kok mas. Bisa diterima oleh penikmat musik tanah air khususnya penggemar alternatif pop rock merupakan resolusi awal.
Reporter : Lalu mengapa kalian mengusung tema cinta sebagai warna band kalian? Bukannya tema seperti ini sudah cukup banyak di pasaran?
Vokalis : Tema cinta itu sangat mudah untuk dipahami mas. Cinta kan memiliki makna universal.
[TK] :Alah alah, universal, sok filosofis. Apa lagi itu alternatif pop rock? Gaya pisan. Paling ga jauh dari rock malaysia.

Itu musik indonesia. Belum sinetronnya. Alah, lebih kentut lagi, bikin boker diujung tanduk. Klo bukan cinta remaja, pasti plagiat drama korea ato jepang. Dan yg pasti temanya cinta-cinta juga. Matilah.
[TK] :Ee eeh, cewe-cewenya ok-ok loh.
Ada trend baru, sinetron dan musik indonesia ini terang-terangan berkomplot dalam sebuah istilah keren, soundtrack. Sinetron pasti punya soundtrack, salah! Sekarang mah, lagu yang punya sinetron.

Sangat disayangkan memang, mengingat kualitas musik Indonesia tuh sebenarnya ok, cuma miskin tema aja. Emang susah apa nyari tema? Liat noh lukisan-lukisan, temanya beragam. Pemandangan alam, aktivitas manusia, kariatur, abstrak, de el el. Emang musik ga bisa pake tema pemandangan alam, heh? Bisa kan. Siapa yg bilang ga bisa gw sumpel kuping lo dgn “Naik-naik ke puncak gunung”. Sinetron juga. Bolehlah disisipi dengan cinta, tapi jgn melulu.

[TK] :Klo film-film indo yg di bioskop gmn tuh?
Emm, klo film gw bilang lumayan lah, kaya tema dan warna, meskipun cenderung ikut trend. Tahun ini, trend horor, mistis, pokoknya yg serem. Tahun-tahun sebelumnya, trend romantis, persahabatan. Mundur lagi, sekitar pertengahan 90an malah seneng film silat sebangsa tutur tinular. Masih ingat Warkop DKI? Nah, periode itu sekitar 90an awal di mana Indonesia dilanda demen komedi.

Jauh ke belakang, trend agak panas. Gw berasumsi curah hujan yg tinggi saat itu memaksa dunia perfilman untuk ikut andil menstabilkan cuaca indonesia. Mau liat contohnya? Coba aja tongkrongin lativi malam, kayanya sisa kejayaan masa itu masih sering diputar ulang. Lalu, bagaimana dengan trend tahun 2008? Mmm, gw ga ahli dalam memprediksi hal-hal seperti ini.
[TK] :Klo gw bilang ya, tahun depan tuh bokep bakal jadi trend. Serius! Indikasinya kuat bgt. Soalnya ga perlu biaya gede, pake hp juga jadi. Bingung pemasaran? Unggah aja ke internet. Kasih judul yg menantang, seminggu pasti dah laku keras.

h1

Hari Gini Baca Koran?

September 6, 2007

Kemarin. Dan kemarinnya lagi. Gw dah beberapa minggu ini mendekam di Telkom Bdg dalam rangka peninjauan dan studi kelayakan kerja. Sebenarnya, banyak yg pengen gw ceritain. Mulai dari mbak-mbak front office yang always blushing tiap kali gw liatin, ampe ibu kantin yg selalu ngasih nasi lebih. Mereka memang baik. Tapi, bukan berarti ke semua. Tidak ke semua orang. Kenapa harus gw? Only GOD knows.
TK : Eits, perlu ada klarifikasi di sini cuy. Si mbak itu make pemerah pipi sesuai dengan SOP mereka, dan si ibu itu iba ngeliat lo kayak dari negara yg dilanda kemarau panjang.
Sirik aj lo coi.

Nah, di tempat ini pula gw mengenal RSS Reader. Aplikasi untuk membaca RSS. Dibedakan menjadi dua, online dan offline. Gw sendiri dah cukup lama mengenal RSS. Selama ini, gw menggunakan webclips (addon Google Desktop) untuk membaca headline detik ato kompas. Praktis. Dan cepat. Tapi terbatas coi. RSSnya ga bisa disimpan. Untunglah Jaya memperkenalkan gw dengan RSS Reader. Prinsip kerjanya cukup sederhana. Serupa dengan aplikasi mail client, dengan objek yg berbeda. RSS, bukan email.

Setelah beberapa lama mencari reader yg powerful dan, tentu saja, gratis, ketemu Newzie. Sebenarnya, aplikasi mail client seperti Thunderbird dan Outlook bisa digunakan. Tapi, Newzie punya fitur-fitur yg asik, selain tampilannya yg keren, secara dia emang dibuat khusus untuk membaca RSS.

Newzie bersifat offline, jadi lo bisa membaca feed tanpa terus terhubung langsung ke internet. Cukup sedot di warnet ato kafe berhotspot, ga nyampe 10 menit, semua berita kesedot, lo dah jadi orang paling tau segala hal di dunia. Tapi tentu saja belum ada yg bisa dibaca ketika lo pertama kali menginstall newzie. Pekerjaan berikutnya adalah mencari RSS feed. Klo malas, Newzie dah menyediakan list feed dari berbagai kategori. Ini ada beberapa feed yg ok dari list gw coi.

  1. Smashing magazine – design dan web development.
  2. Kompas Ekonomi – jelas, berita aktual ekonomi dari koran Kompas.
  3. Kompas Seluler – handphone dan gadget-gadget selular lainnya.
  4. Hypebeast – Online Magazine for Fashion, Sneakers, and Culture
  5. Sneaker Freaker – pencinta sneaker, gas sajjja.
  6. Sneaker Files – idem.
  7. Coding Horror – lebih horor dari Terowongan Casablanca pastinya.
  8. Gizmodo – biar lo ga gaptek kayak tukang komentar gw.
    [TK] : Gw gaul bgt a*ji*gg

Satu fitur dari Newzie yg ajib itu newsbar. Perlu dijelasin coi? Mmmm, pernah liat papan iklan berjalan? Papannya kaga jalan, iklannya doang. Nah, mirip-mirip lah, jadi feednya jalan-jalan gitu (kok jadi aneh bahasanya).

Eniwe, feed gw masih dikit. Ada yg punya feed ok, bagi dong bos.

h1

Enam Keanehan?

August 20, 2007

Gila gw, permainan jaman monyet gini masih diladenin jg. Ya gpp lah, sekedar solidaritas buat si gendut yg suka ngetag ga jelas.

Gini nih aturannya.
Each player of this game starts with 6 weird things about themselves. People who get tagged need to write a post of their own 6 weird things as well as state the rule clearly. In the end, you need to choose 6 people to be tagged and list their names. Don’t forget to leave a comment that says you are tagged in their comments and tell them to read your blog.

Coba ya dibaca dengan seksama, kali aja ada yg salah.

1. Gw itu jelek, tapi kok byk yg mau.
[TK] : Mau pingsan, mau muntah. Klo gw mo nampol.

2. Gw itu item, tapi byk yg bilang manis.
[TK] : Masya allah

3. Gw itu bodoh, tapi kok masih bertahan di itb??
[TK] : just a piece of damn lucky thing meybi

4. Gw itu norak, tapi kok byk yg bilang keren.
[TK] : Noraknya keren bgt maksudnya coi

5. Gw itu ga gaul, tapi temen gw banyak.
[TK] : temen? O iya, kemarin byk tuh yg nyariin lo. Biasa, anak2 tetangga ngajakin maen kelereng.

6. Gw itu culun, tapi masih ada aj yg mo baca blog gw.
[TK] : Ya yg baca kan culun2 jg, sama lah.

Ok, berhubung gw merasakan indikasi bahwa game ini tidak membawa kita ke arah yg benar (baca: meningkatkan keculunan), maka marilah kita memutuskan rantainya dimulai dari blog gw. No tagging for yo’ all. Piss man!

h1

KICK Fest 2007, prepare ur money!

August 9, 2007

Klo gw ga salah denger (denger di radio), bakal ada clothing expo lagi di Bandung. Resminya Kreatif Independen Clothing Komuniti (KICK) Fest 2007.

[TK] :Kapan?
Klo ga salah, besok.

Karena gw lagi males blogging, mending lo lo pada baca ini.

[TK] : Klo ada linknya yah ga mungkin salah denger goblog.

h1

Malam Panjang Bersamamu

July 18, 2007

Sepulang dari ciwalk, jam 2 malam, asli capek berat. Dimulai dari ngegim sore. Dilanjutkan ke area PVJ, tepatnya di MU Cafe, bersama smino’s friends utk mendukung Indonesia vs Arab. FYI, seruan nonton di pos satpam deket kostan. Sehabis mencaci maki Ismed, konsistensi hidup masih terjaga utk menikmati Harpot @XXI Ciwalk. FYI, again, seruan nonton Indonesia vs Arab.

Sesaat sebelum nyampe pagar kostan, sayup2 terdengar rintihan. Sigap! Setelah melihat sekeliling, ternyata, di sudut pojok gelap sepasang insan muda sedang menikmati indahnya malam. Mengendap dgn pelan, gw mencari spot yg tepat utk mengabadikan momen ini. Siapa tau gw bisa masukin di yutup, dapat duit. Pelan, dan pelan, gw mengambil HP lalu dgn sekali pencet, dapat deh fotonya.

Ups, ketahuan. Jiss, kabur, mampus gw. Nih fotonya, sebelum gw diaduin ke mabes polri.

h1

Anda Istri Menghamili Saya, Maaf

June 28, 2007

@23.30

Lagi-lagi. Film komedi dalam nagri. Genre favorit gw. Terakhir gw nonton Nagabonar
2
dan benar-benar memuaskan urat tawa gw. Kali ini, MSMIA. Kalo denger sepintas, ini bisa diartikan acara plagiat dari MAMAMIA. MASMIA, Masku manajerku?

Ok, ga perlu basa-basi. Scene awal film sangat unik. Idenya segar, tapi minim
intelektualitas. Saran gw, jgn bawa kebiasaan lo telat kuliah karena 10 menit
pertama film ini benar2 vital.

Diceritakan bahwa seorang Dibyo (Ringgo Agus Rahman) adalah “seniman akting”. Aktor yg gagal. Bahkan untuk figuran sekalipun. Udah gitu, ngekost, bayar sewanya pake recehan. Untungnya ada John (Rizky ‘Mocil’), teman sekost yg terobsesi Ade Rai. Motto hidupnya, “Fitness adalah solusi dari semua masalah hidup”. Tapi bukan berarti bodi doi dah kayak atlet2 basket. Ga. Jauh. Bisa dibilang, kulit isi kentut.

Menilik kondisi Dibyo yg mengenaskan, John mengajak Dibyo ke pesta ulang tahun temannya. Singkat cerita, Dibyo berkenalan dgn teman John, Mira (Mulan Kwok), dan keesokan paginya Mira dgn tergesa-gesa keluar dari kamar Dibyo. Sempat ketemu ama John, tapi Mira agak kikuk dan terkesan panik. Napa ya? Yah, biasalah, kebiasaan anak muda jaman google, hehe.
[TK] : Mungkin mbak Mira ngompol. Jadinya langsung kabur takut disuru jemur kasur. Tul ga?

Dua bulan kemudian, di saat komunikasi mereka sedang giat2nya, Mira
memberitahu dua kabar buruk. Dia hamil. Dia istri orang. Mampus. Mati lo,
hahaha. Dgn sangat terpaksa, Dibyo mesti minta izin dari suami Mira untuk
menikahi Mira. Konfliknya bahwa suami Mira, Lamhot (Eddie Karsito), adalah kepala geng yg sangar yg hobi makan erwe. Alur cerita dibuat makin korosif saat Dibyo ngaku ke Lamhot sebagai keturunan raja di Batak, dan akhirnya tinggal bersama Lamhot dan Butet (Shanty), adek cewe Lamhot.

Bisa ditebak, Butet seneng ama Dibyo. Sedang Dibyo semakin terjerumus karena ketangkap Lamhot tidur bareng Butet. “Kau harus melamar adekku”, ancam Lamhot dgn sangar. Blum selese masalah lamar melamar, Dibyo terperangkap perang perebutan lahan parkir antara Lamhot & d gank dgn geng timur. Konflik ini klo gw bilang yg paling ancur. Top lah. Banyak adegan yg bikin seisi bioskop ketawa. Ga boleh diceritain di sini.

[TK] :Trus, akhirnya gmn?
Akhirnya gw kurang puas. Penyelesaian cenderung tergesa-gesa. Blum lagi,
pembangunan dan pendewasaan karakternya agak absurd. Lebih jauh, pesan
moralnya sendiri gw gak nangkap, padahal banyak kalimat percakapan yg bagus untuk dikutip. Di antaranya, “ngehek lo!”, “bodat kau!”,atau “di luar itu
rimba, lo tinggal milih mo jadi kambing atau macam”. Atau bisa jg yg ini,

Dibyo : Minimal kan gw ga buat org cacat kayak Lamhot, gw cuma boong doang.
Mira : Minimal! Ya, minimal. Itu kesalahan gw.
Dibyo : ???
Mira : Gw berharap maksimal dari lo.

[TK] : Boong gw kurang maksimal ya say?

But, untuk sebuah film komedi, gw puas bgt. Stimulus komedi film ini ‘megang
banget’. Nuansa Bataknya kuat (dari byk sensor pada penyebutan marga Mira
karena kasus keberatan, sampai OSTnya pun lagu Batak). Untungnya gw nonton brg dua org native speaker, klo ga ngerti bisa nanya langsung. Nilai? Mmm, 6 bolehlah.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.